Membuat website toko online akan lebih mudah jika dikerjakan secara bertahap. Mulai dari melengkapi identitas toko, menambahkan produk, lalu menyiapkan pembayaran dan pengiriman.
Di Ckout, pengaturan tersebut dapat dikelola melalui dashboard admin. Kamu bisa menyiapkan toko terlebih dahulu, memeriksa tampilannya, kemudian mempublikasikannya setelah kebutuhan dasarnya lengkap.
Panduan ini membahas urutannya agar kamu tahu apa yang perlu dikerjakan dari awal.
1. Daftar akun dan buat identitas toko
Buka halaman pendaftaran Ckout, lalu lengkapi informasi yang diminta. Gunakan alamat email aktif yang dapat kamu akses untuk menerima informasi akun dan mengatur ulang kata sandi jika diperlukan.
Ikuti proses penyiapan toko, termasuk menentukan nama dan alamat toko yang tersedia.
Pilih nama yang konsisten dengan identitas bisnismu. Jika sudah berjualan melalui media sosial atau marketplace, penggunaan nama yang sama membantu pelanggan mengenali toko tersebut.
Untuk alamat toko, utamakan nama yang singkat, mudah diketik, dan mudah disebutkan.
2. Lengkapi profil toko
Setelah masuk ke dashboard admin, buka Pengaturan → Umum untuk melengkapi informasi dasar toko.
Siapkan logo, nama toko, deskripsi singkat, dan informasi kontak yang relevan. Periksa kembali penulisan nama serta kontak sebelum melanjutkan ke pengaturan berikutnya.
Deskripsi toko dapat menjelaskan produk yang dijual dan pelanggan yang ingin kamu layani. Misalnya:
Rumah Rapi menyediakan perlengkapan penyimpanan untuk rumah dan ruang kerja, dengan pilihan ukuran untuk berbagai kebutuhan ruangan.
Gunakan logo yang tetap terlihat jelas dalam ukuran kecil. Logo yang terlalu banyak memiliki detail bisa sulit dikenali ketika tampil di ponsel.
3. Pilih template yang sesuai dengan produk
Selanjutnya, tentukan tampilan dasar website. Kamu dapat melihat pilihan template toko online Ckout untuk mengenali gaya yang sesuai dengan brand.
Saat memilih template, perhatikan cara produk dan kategori ditampilkan. Toko dengan banyak kategori mungkin membutuhkan penyajian katalog yang berbeda dari toko dengan beberapa produk utama.
Setelah memilih tampilan, sesuaikan elemen yang tersedia, seperti warna dan konten beranda.
Gunakan warna yang konsisten dan mudah dibaca. Pastikan warna teks cukup jelas terhadap latarnya, terutama pada tombol dan informasi produk.
4. Buat kategori sebelum menambahkan banyak produk
Kategori membantu pembeli menjelajahi katalog. Mulailah dengan pembagian yang sederhana dan mudah dipahami.
Sebagai contoh, toko perlengkapan rumah dapat menggunakan kategori:
Penyimpanan.
Peralatan Dapur.
Dekorasi.
Perlengkapan Kamar Mandi.
Hindari membuat terlalu banyak kategori ketika katalog masih sedikit. Gunakan istilah yang biasa dipakai pelanggan saat mencari produk.
Setelah kategori siap, kamu dapat mengelompokkan produk dengan lebih konsisten.
5. Tambahkan produk pertama
Buka menu Products, lalu pilih tindakan untuk membuat produk baru.
Siapkan informasi yang dibutuhkan, seperti nama, foto, kategori, deskripsi, harga, stok, dan varian jika produk memilikinya.
Gunakan nama produk yang cukup spesifik. Contohnya, “Kotak Penyimpanan Transparan 12 Liter” memberikan gambaran lebih jelas daripada hanya “Kotak Serbaguna”.
Pada deskripsi, jelaskan hal yang membantu pembeli mengambil keputusan:
Fungsi produk.
Bahan dan ukuran.
Isi dalam satu pembelian.
Pilihan varian.
Cara penggunaan atau perawatan.
Informasi penting sebelum memesan.
Unggah foto yang sesuai dengan produk dan variannya. Periksa kembali harga serta stok sebelum menyimpan.
Untuk awal, masukkan beberapa produk yang paling siap dijual. Setelah memahami alurnya, lanjutkan dengan produk lainnya.
6. Atur berat, dimensi, dan layanan pengiriman
Untuk produk fisik, lengkapi berat dan dimensi dengan memperhitungkan kemasan pengiriman.
Sebagai contoh, berat barang sebelum dikemas bisa berbeda dari berat paket setelah ditambahkan kotak, pelindung, dan perlengkapan pengemasan lainnya.
Pada pengaturan toko, lengkapi alamat asal pengiriman atau gudang dan layanan pengiriman yang ingin digunakan. Kemudian, periksa pilihan Kurir & Layanan Pengiriman pada produk.
Aktifkan layanan yang sesuai dengan karakter barang. Jika menggunakan kurir toko, pastikan pengaturannya sudah tersedia dan sesuai dengan area layanan bisnis.
Sebelum membuka toko, coba beberapa alamat tujuan untuk memeriksa apakah pilihan pengiriman muncul sesuai kebutuhan.
7. Siapkan metode pembayaran
Buka pengaturan metode pembayaran, lalu ikuti proses aktivasi dan verifikasi yang diminta.
Periksa metode mana yang sudah dapat digunakan sebelum mengarahkan pelanggan untuk berbelanja. Pastikan kamu juga memahami biaya transaksi serta proses pencairan dana yang berlaku.
Jika kebutuhan fitur dan kapasitas toko belum ditentukan, bandingkan paket Ckout sebelum memilih paket yang akan digunakan.
Setelah pengaturan pembayaran selesai, lakukan pengujian alur pembelian. Gunakan fasilitas pengujian penyedia pembayaran jika tersedia. Apabila memakai transaksi nyata, perhatikan biaya yang mungkin timbul.
8. Susun halaman beranda
Setelah produk dan kategori tersedia, buka pengaturan tampilan beranda untuk menentukan bagian yang ingin ditampilkan.
Kamu dapat memulai dari susunan sederhana:
Hero banner untuk memperkenalkan toko atau koleksi utama.
Kategori untuk membantu pengunjung menjelajahi katalog.
Produk pilihan untuk menyorot barang yang ingin diperkenalkan.
Bagian tambahan yang kontennya sudah siap.
Pilih section untuk mengatur kontennya. Pada mobile, pengaturan section dapat dibuka melalui panel yang muncul setelah menu dipilih.
Perubahan urutan section langsung tersimpan. Untuk perubahan konten, gunakan tombol Simpan Perubahan.
Hindari mengaktifkan banyak bagian yang belum memiliki konten. Beranda yang singkat dan lengkap lebih mudah digunakan daripada halaman panjang dengan informasi yang belum siap.
9. Periksa alamat website toko
Kamu bisa memulai menggunakan subdomain Ckout yang tersedia untuk toko. Jika ingin menggunakan domain sendiri, buka pengaturan domain dan ikuti petunjuk pemasangan DNS serta verifikasinya.
Jangan langsung membagikan domain baru sebelum status dan aksesnya diperiksa. Buka alamat tersebut dari browser untuk memastikan website tampil dengan benar.
Gunakan alamat toko yang sama secara konsisten pada profil media sosial, materi promosi, dan kemasan.
10. Tinjau toko dari sisi pembeli
Gunakan Preview Store untuk melihat hasil pengaturan sebelum mempublikasikan toko.
Periksa melalui ponsel dan desktop. Fokuskan pemeriksaan pada hal-hal berikut:
Logo dan nama toko tampil dengan benar.
Banner terbaca dan tautannya sesuai.
Kategori mengarah ke produk yang tepat.
Foto serta deskripsi produk sudah lengkap.
Harga, varian, dan stok tidak keliru.
Informasi kontak mudah ditemukan.
Tombol dan navigasi mudah digunakan.
Kemudian, coba alur belanja: pilih produk, tambahkan ke keranjang, isi alamat, dan periksa pilihan pengiriman serta pembayaran.
Jika ada informasi yang membingungkan, perbaiki sebelum memperkenalkan toko kepada pelanggan.
11. Publikasikan toko setelah persiapannya lengkap
Setelah pemeriksaan selesai, gunakan kontrol status toko untuk mempublikasikan website.
Jika masih ada persiapan atau persyaratan yang belum terpenuhi, selesaikan petunjuk yang ditampilkan di dashboard terlebih dahulu.
Setelah toko berstatus live, buka alamat publiknya melalui jendela privat atau browser yang tidak sedang login ke admin. Pastikan pelanggan dapat mengaksesnya dengan baik.
Toko kemudian siap diperkenalkan melalui channel promosi yang kamu gunakan.
12. Bagikan tautan produk untuk promosi pertama
Mulailah dari produk yang paling siap ditawarkan. Buat konten yang menjelaskan manfaatnya, lalu arahkan calon pembeli ke halaman produk tersebut.
Kamu dapat membagikan tautan melalui profil media sosial, konten promosi, atau percakapan dengan pelanggan yang meminta katalog.
Setelah pengunjung mulai datang, perhatikan pertanyaan yang sering muncul. Gunakan pertanyaan tersebut untuk melengkapi deskripsi produk, memperjelas informasi pengiriman, atau memperbaiki navigasi toko.
Luangkan waktu untuk memantau pesanan dan pesan pelanggan agar website yang sudah siap juga didukung pelayanan yang baik.
Mulai dari satu produk dan alur belanja yang jelas
Kamu tidak harus menyelesaikan seluruh katalog dalam satu hari. Mulailah dengan identitas toko, beberapa produk, serta pengaturan pembayaran dan pengiriman yang sudah siap.
Setelah alur dasarnya berjalan, kembangkan tampilan dan isi toko sesuai kebutuhan.
Buat toko online kamu di Ckout dan mulai siapkan produk pertamamu.